Kiriman dari: Ritz 2007Pada bulan Desember 2009 PCMedia mengumumkan bahwa PCMAV anti virus telah mendeteksi virus local yang sedikit aneh. Terbilang aneh karena virus ini bekerja tidak dengan menghiden file atau folder, tidak juga menggandakan file atau folder namun memakan alias mendelete semua Fonts. Akibatnya beberapa bahkan semua fonts yang tersimpan pada direktory
C:\WINDOWS\Fonts dapat habis dimakan oleh virus ini.
Mungkin virus ini tidak tergolong virus berbahaya, dan menurut sumber yang didapat bahwa programmer dari virus ini masih tergolong tingkat menengah. Namun biarpun virus ini tidak begitu berbahanya jika dibiarkan bisa-bisa dokument office anda tidak akan dapat terbaca karena huruf yang tercetak tidak terdeteksi fonts nya.
Pada saat virus ini bekerja, maka komputer korban akan berubah tampilan dengan background gelap seperti pada gambar di bawah ini.
Pada gambar di atas terlihat dengan jelas tulisan '
Breb3sUsil by brebesmafia.net' yang dimungkinkan itu merupakan identitas pembuat virus Breb3sUsil yaitu brebesmafia.net. Sekilas itu seperti alamat situs dari sebuah komunitas di dunia maya, namun setelah ditelusuri ternyata alamat itu tidak valid. Dari alamat tersebut dapat dipastikan bahwa si pembuat virus berasal dari Brebes yaitu sebuah kota terpencil di propinsi Jawa Tengah. Ini membuktikan bahwa daerah brebes yang dikenal sebagai daerah terpencil bahkan pernah mendapat predikat kota dengan SDM terendah se-Jateng rupanya mempunyai benih-benih generasi cerdas dan tidak bisa diremehkan lagi SDM nya.
Untuk penangan atas virus ini cukup simple. Cara pertama adalah dengan menginstal anti virus PCMAV bisa juga dengan anti virus lainnya seperti SMADAV dengan catatan anda harus
Update virus database yang terbaru. Kemudian berikutnya anda dapat menscan komputer dengan anti virus tersebut.
Cara Kedua adalah dengan menekan tombol ALT + DEL pada saat virus itu bekerja. Lalu kita searching dengan kata: usil.axe. Setelah ketemu file tersebut lalu didelete semua. Namun akan lebih aman jika menggunakan bantuan anti virus karena jika pakai cara kedua bisa saja virus masih bersarang di kompi.