Menu Utama
Artikel Terkini
Hasil Pertemuan Indo...
Tubuh Kekar Ideal Ta...
YOGYAKARTA JAUH MIMPIKU
HANYA...MUNGKIN
..THA..SEMOGA BUKAN ...
SEO URL's Status
SEO URLs is ON.
Chatting
ANTOK
status ym
MyFB


Get App
Web(PHP, ASP),
Desktop(VB, DELPHI)
Mobile(SYMBIAN,JAVA)
-->Contact Me<--
Affiliates


ilmuwebsite.com




Siapkah Indonesia untuk Negeri di Awan?
Education
OkeZon.com

Jakarta - Katon Bagaskara menggambarkan negeri di awan sebagai sesuatu yang indah 'di mana kedamaian, menjadi istananya'. Di dunia Teknologi Informasi (TI), Negeri di Awan bukan sekadar mimpi. Tapi, apakah Indonesia sudah siap untuk menuju ke sana?

Negeri di Awan yang dimaksud di sini adalah Cloud Computing. Cloud alias Awan mengacu pada internet, sedangkan Computing jelas mengacu pada proses-proses yang membutuhkan bantuan komputer untuk menjalankannya. Contoh sederhananya, mengetik dokumen yang kemudian disimpan di internet (nun jauh di sana pada sebuah data center).

CK Lam, Enterprise Solutions Manager, Asia Pacific, Juniper Networks Inc.,  mengutip James Staten dari Forrester Research saat mendefinisikan Cloud Computing sebagai: "sekumpulan infrastruktur abstrak yang sangat bisa disesuaikan skalanya, yang mampu melayani aplikasi pengguna akhir dan ditagihkan sesuai penggunaannya."

Atau, kalau mau lebih sederhana, Cloud Computing adalah istilah bagi penggunaan Teknologi Informasi yang disewa dan bukan dibeli. Penerapannya mencakup menyewa server e-mail, layanan anti virus, server penyimpanan data hingga teknologi kalibrasi.

Penghematan biaya adalah daya tarik utama Cloud Computing. CK Lam mengilustrasikan dana TI sebuah perusahaan bisa membengkak hinga USD 3.785 dengan solusi 'tradisional', sedangkan lewat Cloud Computing -- melalui layanan Google Apps Premier Edition -- TI yang sama hanya butuh dana USD 87 per tahun dan itu sudah termasuk pelatihan, admin dan migrasi.

Berbicara kepada beberapa media, di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (21/10/2009), CK Lam mengatakan Cloud Computing memang tidak untuk semua orang. Ia mengatakan, perusahaan yang paling cocok menerapkan Cloud Computing secara penuh adalah dari jenis usaha kecil atau perintis (startup).

Selanjutnya, perusahaan menengah mungkin bisa menggunakan Cloud Computing pada beberapa hal tertentu. Sedangkan perusahaan kelas besar, apalagi yang terbuka, kemungkinan akan memiliki model hybrid di mana banyak data penting harus tetap berada di lokasi --dengan alasan memenuhi regulasi.

"Di beberapa tempat, termasuk di Amerika Serikat, pemerintahan juga mulai mengadopsi Cloud Computing. Salah satu pertimbangannya adalah biaya, karena mereka menggunakan dana dari pembayar pajak jadi mereka harus menggunakannya secara bijak," tutur Lam.

Jadi, sudah siapkah Indonesia untuk 'Negeri di Awan'? CK Lam mengatakan, hal yang paling penting sebelum berbicara soal Cloud Computing adalah tersedianya infrastruktur internet broadband.

"Oleh karena itu, penyedia layanan internet harus meningkatkan kemampuan mereka, harus bisa menyediakan kapasitas bandwidth lebih besar," ujar Lam.

Lam menegaskan, soal Cloud Computing baik penyedia layanan maupun penggunanya harus ingat bahwa kemampuan dan keamanan jaringan merupakan hal fundamental. Tak bisa dipungkiri dalam hal-hal inilah Juniper Networks menawarkan produk-produknya.

Sumber:OkeZon.com
Komentar
Tidak ada kiriman komentar.
Kirim Komentar
Silahkan login untuk kirim komentar.
Peringkat
Peringkat tersedia hanya untuk member.

Silahkan login atau daftar untuk voting.

Belum ada kiriman peringkat.
Login
Username

Password



<<-REGISTRASI->>

Lupa Password
SMS Gratiss!
Quesioner
Apa Makna Sahabat Bagi Anda











Anda harus login untuk voting.
Pesan Singkat
Anda harus login untuk mengirim pesan.

admin
13/05/2010 07:27
sekarang website ini delengkapi dengan E-Zine, silakan bagi yg berminat dapat mendownlod gratiss Wink

PujoS
24/03/2010 11:11
Bung Antok, tolong email ke saya no. telp/hp anda. Mohon Segera ya...

admin
24/02/2010 18:31
perlu saya INGATKAN! domain dan hosting almudabes.com akan berakhir pada akhir Maret 2010 jika tdk perpanjang mk akan OFF selamanya. mhn kesadaran bg yg merasa alumni SMANDABES

admin
05/02/2010 14:43
oke bung Pujo makasih atas sarannya. sekarang semuanya udah saya umumkan disini. thanx Smile

PujoS
28/01/2010 10:50
Bung Antok, menindaklanjuti email anda kemaren hal domain dan hosting situs almudabes, coba diumumkan di sini. Trims.

Pengunjung
Tamu Online: 1

Member Online: 0

Total Member: 152
Member Terbaru: ujank18
Islamic Time
Traffic Rank

Web Saya SenilaiRp 52.719 Juta